SUDUTNEWS | Lionel Messi menolak memperpanjang kontrak dengan Barcelona akan selesai pada 2018, kata sejumlah laporan di Spanyol, hari Senin (14/11).
Harian olahraga Marca mengklaim bahwa salah satu alasan utama 'penolakan' meneken kontrak baru adalah kasus pajak yang tengah menimpa dirinya di Spanyol.
Juli lalu Messi dijatuhi hukuman penjara 21 bulan dalam kasus penghindaran pajak setelah ia dan ayahnya dinilai memanfaatkan 'surga pajak' di Uruguay dan Belize untuk menyembunyikan pendapatan senilai lebih dari £3 juta.
Messi dan sang ayah menolak dakwaan pengadilan dan mengajukan banding.
Marca memberitakan keinginan untuk tidak memperpanjang kontrak sudah disampaikan kepada para petinggi Barcelona.
Sejauh ini Messi belum memberikan pernyataan mengenai hal ini dan tim perwakilannya mengatakan bahwa tidak akan ada pernyataan resmi dari Messi dalam waktu dekat.
Senada dengan Messi, klub Barcelona juga menolak mengeluarkan pernyataan.
Beberapa media di Barcelona mempertanyakan keputusan Marca -yang berkantor di Madrid- mengeluarkan berita tentang Messi ini.
Media Barcelona mengatakan bahwa mungkin saja Marca mengeluarkan berita ini sebagai 'balasan' atas keputusan Messi absen dari acara penghargaan yang digelar Marca.
Messi bergabung dengan Barcelona sejak remaja dan pemain Argentina tidak pernah secara terbuka mengatakan bahwa ia tidak puas dengan klubnya tersebut.
Bersama Barcelona ia lima kali terpilih sebagai pemain terbaik dunia, merebut empat trofi Liga Champions dan delapan kali menjuarai La Liga. [BBC]